Hoax Garam Oplosan Kaca!

August 15, 2017
Admin

Melambungnya harga garam akibat kelangkaan komoditi yang cukup penting ini membuat masyarakat resah. Apalagi ditambah dengan beredarnya informasi bohong adanya garam yang dioplos dengan butiran kaca.

Beberapa waktu belakangan viral di Grup WhatsApp dan jejaring sosial media tentang garam yang dioplos dengan kaca. Garam cap Karapan Sapi atau kemudian dikenal dengan garam bungkus kuning itu dianggap mengandung pecahan kaca dan masyarakat dihimbau untuk tidak mengkonsumsinya.

Status : HOAX 

Penjelasan

Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso  menyatakan tidak ada garam dari pecahan kaca. Dilansir dari JawaPos, Selasa, 15/08/2017.

Kepala Diskoperindag Bambang Sukwanto mengatakan, kabar garam dapur yang dicampur dengan pecahan kaca itu dia dapat dari medsos maupun pemberitaan. Diskoperindag pun mengecek di sejumlah toko kelontong dan pasar tradisional.

“Waktu ada kabar tersebut, kami langsung mengecek  kelapangan dan tidak ditemukan garam-garam yang berindikasi dicampur pecahan kaca,” ujarnya.

Dia mengaku kabar ada garam dicampur pecahan kaca diawali di daerah Jateng. Namun, setelah dicek di laboratorium garam-garam yang mencurigakan dari pecahan kaca tersebut tidak benar. Sehingga, kata dia, masyarakat tak perlu cemas dengan garam dari pecahan kaca dan itu hanya isu belaka saja.

Sejak terjadi kelangkaan garam dapur dan kini harganya melonjak hingga 200 persen, bentuk garam memang tak seperti biasanya. Yakni, ada garam yang dijual berbentuk kristal dan tidak lagi halus seperti biasanya.

Dia mengakui garam berbentuk kristal itu memang mirip dengan pecahan kaca dan memang butuh waktu yang lama untuk larut di air dingin. Sehingga, wajar saja jika garam kristal tersebut tak larut saat dicampur dengan telur.

Bambang menambahkan, secara logis harga kacah itu tidak murah, apalagi untuk mendapatkan pecahan kaca skala besar itu juga tidak mudah.

 

Sumber : http://www.jawapos.com/radarjember/read/2017/08/15/7823/info-garam-kacahoax

 

Article Categories:
Hoax

1 Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *